𝐔𝐧𝐢𝐯𝐞𝐫𝐬𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐍𝐞𝐠𝐞𝐫𝐢 𝐄𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐡𝐚𝐬 𝐝𝐚𝐬𝐚𝐫-𝐝𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐝𝐢𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐦𝐞𝐧𝐚𝐦𝐛𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐮 𝐤𝐞𝐬𝐚𝐝𝐚𝐫𝐚𝐧 . 𝐬𝐞𝐣𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐛𝐮𝐝𝐚𝐲𝐚, 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐫𝐚𝐤𝐲𝐚𝐭 𝐡𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐧𝐮𝐚𝐧𝐬𝐚 𝐩𝐞𝐫𝐜𝐢𝐧𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐛𝐞𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐝𝐢𝐤𝐬𝐢.
Rabu, 06 Agustus 2025
MEDITASI
Ada yang masih bertanya...
Apa sih tujuan MEDITASI?
Sini sini ku beri jawaban yang menarik
Meditasi merupakan seni menumbuhkan kesadaran dan wawasan. Meditasi juga bisa digunakan sebagai alat praktis untuk menanggalkan pola emosional yang destruktif dan mengembangkan kualitas positif seperti kebijaksanaan dan kasih sayang, serta dapat digunakan untuk mengakses sifat dasar pikiran tentang kesadaran murni.
Ada dua bentuk utama dari meditasi: kesadaran dan wawasan. Meditasi itu tujuannya MENGENALI DIRI, mengenali hal-hal sebagaimana-apa-adanya. Hingga akhirnya bertumbuhlah welas asih dan hikmat kebijaksanaan. Puncak terakhirnya mencapai Pencerahan, diterangi batinnya.
Batin yang telah (berhenti/leremnya egoisme).
"MENGENAL DIRI" adalah INTI dari semua ajaran yang menunjukan KEBENARAN UNIVERSAL.
sampai disini paham..! HENING
La harfin La sautin
Dan salah satu maksud dari MEDITASI adalah mengisitirahatkan pikiran, rasa perasaan dan rasa inderawi serta tubuh dan raga kita. Bening pikiran, rasa perasaan serta menikmati hidup dengan netral, natural, adaftif, kreatif, inovatif, produktif, dan kompetitif. Itulah salah satu hasil yang optimal dari suatu pengaplikasian MEDITASI dalam menjalani kehidupan dalan kesehariannya.
MEDITASI membangunkan dari ke-tidak-SADAR-an mu,
Kebisingan biasanya membangunkan tidur kita... Bangun dari tidur/istirahat
Sebaliknya, jika kita ingin “membangunkan” JIWA yang ter - “tidur”, kita perlu menutup nya (mata) dengan ber-Meditasi.
Ketika Pikiran - Batin - Jiwa telah ter-SADAR-kan, Maka akan mudah bahagia dalam kesederhanaan.
Banyak yang kesulitan dengan istilah "mengosongkan pikiran" Didalam meditasi,
Perlu di ketahui Mengosongkan pikiran itu bukan berarti tidak sadar, gelap, blank, nglamun / pingsan.
Tetapi menyadari pikiran yang tanpa warna, tak berwujud itu, bukan melihat isi semrawut pikiran-pikiran itu.
Jadi "mengosongkan pikiran" itu justru sadar sesadar-sadarnya, Sadar Disini keluar dari zona dualitas pikiran, istilah yang saya pakai "melampaui pikiran"
Lampauilah pikiran mu, maka kamu akan tersadarkan...
Dalam Melakukan Meditasi (secara universal), manusia dituntut untuk secara totalitas dalam upayanya MANEMBAH, MENYEMBAH, MANEKUNG, menuju jalan HIDUP URIP HANGURIPI dengan Penyerahan Diri
Penyerahan Diri:
1. Sumarah ing karep, meniadakan keinginan diri dan membiarkan Daya Hidup yang bekerja, menyadari secara sadar bhwa URIP yang HANGOBAHAKE
2. Sumeleh ing pamikir, meniadakan pemikiran dan gagasan (KOSONG BLONG/ BLOKOSUTHO)
3. Nyawang karep, memperhatikan keluar masuk nya pikiran, memperhatikan setiap apapun yang lalu lalang didalam pikiran. ingat pikiran Itu sifatnya LIAR
Sifat manusia: was (ragu, khawatir). Siapa was akan tiwas. Sifat Gusti: wur (maha, tak dapat dijangkau pikiran). “Manungso tan keno kiniro, Gusti tan keno kinoyo ngopo”
Hanya air yang tenang yang bisa memantulkan sebuah gambar. Kalau kamu menenangkan hatimu... maka kamu akan mampu melihat apapun di dalam Setiap perjalanan didalam pengertian SPIRITUAL, Pasti akan Terdapat kesulitan-kesulitan dalam memahami HAKEKAT hubungan antara Kawulo-Gusti dalam jagad filsafat
ke-TUHAN-an Jawa, bila kita hanya membaca dengan kemampuan akal budi.
Dalam ajaran Jawa, Kita diajari untuk melakukan praktik mistik dengan kepercayaan yang benar-benar penuh sehingga terwujud harmoni dan kesatuan dengan tujuan kosmos.
Ini akan membuahkan kondisi-kondisi fisik dan metafisik yang bermanfaat bagi kita semua.
TUHAN bersemayam diunsur terdalam pada diri manusia sehingga “Kenalilah diri sendiri, maka kau akan mengenali TUHAN-mu “
Pada tahap awal seseorang mengenal meditasi, ia akan seringkali menemukan entah itu berupa gambar-gambar, warna, cahaya, sesosok, suara dsb… itu semua kami menyebutnya sebagai sebuah “Fenomena”
Segala fenomena, dunia luar dan semua penghuninya, adalah penampilan dari pikiran kita sendiri.
Penampilan adalah pikiran, muncul namun kosong, kosong dan belum muncul. Penampilan tidak dapat dipisahkan dari kekosongan, menipu seperti mimpi atau ilusi.
Mereka bukan apa-apa namun mereka muncul –seperti bulan di atas air.
Untuk mengenali ini, kita harus terbebaskan sepenuhnya dari keterikatan kita yang ada dalam cengkeraman dan fiksasi dualistik.
Bebas dari artifisial, santai dan longgar, terbuka untuk kesegaran itu begitulah sifatnya dari kesadaran diri.
Selain dari ini, tidak ada yang perlu direnungkan. Jangan berpikir,
jangan bermeditasi, jangan lakukan apapun.
Cukup tetap tidak terganggu.
Bermeditasi-lah secara alami dan lepaskan !
PERAN LAKU MEDITASI DZIKIR DI AJARAN TASAWUF JAWA:
Laku ini adalah sebuah laku untuk membentuk para pelaku nya agar bertindak dan berbuat sesuai tindakan nya seorang KESATRIYA, yaitu tindakan tindakan yang akan menghasilkan RASA TENTRAM.
Yaitu segala macam tindakan yang berlandaskan RASA KROSO NGRASAKAKÉ.
Karena sadar bahwa akan tindakan tindakan nya ini lah, maka
SISTEM URIP akan mewujudkan dan menghasilkan sesuatu apa tindakan nya manusia tersebut dan harus serta wajib menjalani dan merasakan nya (ora biso Selak) disini jelas bahwa manusia punya kekuasaan dan di beri hak melakukan apa saja (otoritas), dan TUHAN
punya KUASA untuk menghasilkan dan mewujudkan berdasar
tindakan tiap pribadi manusia, untuk manusia itu sendiri dan KUASA TUHAN tersebut,
ber sistem pasti (niscaya) ...
Dan apa yang akan Anda lakukan saat ini dan seterusnya..... ?
Terserah anda......Sak karepmu ! dan Rasakan sendiri akibatnya
(karma) ...
Beruntung lah para pelaku SPIRITUAL yang sungguh sungguh dalam melakukan Kuncinya Urip...
karena dengan laku tersebut akan membuat nya melakukan tindakan tindakan yang menghasilkan RASA TENTRAM LAN NENTREMAKE
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KITAB SULUK SUNAN BONANG
(1) Bismi'llahi'rrah'mani'rrahimi, wa bihi nasta’in alhamdu lillahi rabbil alamin, wa shalatu 'ala rasulihi Muhammadi...
-
(1) Bismi'llahi'rrah'mani'rrahimi, wa bihi nasta’in alhamdu lillahi rabbil alamin, wa shalatu 'ala rasulihi Muhammadi...
-
KUNCI. PAWELING. ASMO. MIJIL. SINGKIR. (Didalam Wahyu Panca Ghaib) 1. KUNCI ꦏꦸꦚ꧀ꦕꦶ : “Kunci” Pengertian Kunci. Adalah; Kumpul Nunggal ...
-
SANGKAN PARANING DUMADI Didalam ajaran jawa dikenal dengan istilah Sangkan Paraning Dumadi yang mengajarkan tentang ajaran Asal muasal manus...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar