Selasa, 29 Agustus 2023

IBU BUMI BAPA ANGKASA

 Dalam falsafah orang Jawa kita sering mendengar kata-kata Ibu Bumi Bapa Angkasa, sebuah kata-kata yang sering di gandengkan dengan panjatan do'a-do'a,

kata-kata ini bukanlah kata yang tanpa arti, justru kata-kata ini merupakan inti dari segala konsep tentang Sangkan Paran. 

Ibu bumi Bapa Angkasa yang dimaksud mengandung sebuah makna yang sangat mendalam, karena ibu adalah sesuatu yang melahirkan ataupun sesuatu yang mengasihi atau menjaga mereka Manusia, hewan-hewan, pepohonan dan bunga-bunga dan semua yang hidup diatas nya. 


Sementara Bapa Angkasa merupakan ayah atau bapak yaitu  suatu perlambangan dari seorang laki-laki yang perkasa ,langkah, jangkauan yang jauh nan pemikiran nya luas, langit pula yang memberi penghidupan di bumi dengan menyiraminya dengan air, maka Ibu Bumi akan senantiasa subur menumbuhkan ribuan bunga. 


Dan langit pula yang membawa sinar terang, yang senantiasa menyinari segala yang ditumbuhkan, yang dilahirkan oleh Sang Ibu Bumi. 


Sekali lagi bahwa ibu bumi adalah Ia yang melahirkan mereka, dan mengubur-kan mereka. 

Pepohonan dan bunga-bunga akan menjadi ibu-ibu yang baik, dari buah dan benih mereka. Dan seorang ibu, merupakan awal dari semua keberadaan, roh abadi, penuh dengan keindahan dan cinta yang sebenar-benarnya cinta tanpa adanya tapi.


Lihat-lah... Ibu Bumi dan Bapa Angkasa sedang bercumbu.. 

Begitu syahdu bukan...




Manusia adalah perwujudan simbol dari sebuah ke-abadi-an.. 

Bagaimana tidak.. 

Lihatlah, manusia yang pada mula nya telah terkubur tanah atau pada mulanya terlahir, yang terkubur raganya menyatu dengan Unsur-unsur pembentukan dari rahim ibu Bumi. Yang terlahir raganya terbentuk dari unsur-unsur seperti yang telah terkubur... 

jasad manusia bisa terkubur, Namun uripnya akan selalu beterbangan dimuka Bumi ini, ia mencari wadah baru untuk ditempati. Wadah yang asalnya dari sari pati ibu Bumi yang telah memecah Unsur-unsur raga manusia itu sendiri.. Dan terlahir dalam wujud manusia kembali .. 

Manusia yang tak pernah mati termuat dalam b-ismi-lahir-rahman-nir-rahim


Baqo', adalah istilah keabadian dari sebuah - nama (ismi) yang terlahir dari rahman Bapa Angkasa- nir (kekosongan) -Rahim ibu Bumi


Senin, 28 Agustus 2023

Sholawat Adrikni

 Tawassul ke mbah Kyai Chudori, KH Mudrik Chudori, Syaikhuna Kholil Bangkalan Madura, Hadrotu Syaikh Hasyim Asy'ari, dan Syekh Asnawi Caringin Banten




Minggu, 27 Agustus 2023

SANGKAN PARANING DUMADI

SANGKAN PARANING DUMADI
















Didalam ajaran jawa dikenal dengan istilah Sangkan Paraning Dumadi yang mengajarkan tentang ajaran Asal muasal manusia dan sekembalinya manusia ke alam kelanggengan. Ajaran Sangkan Paraning Dumadi ini memuat seluruh aspek kehidupan manusia dari sebelum (suwung) lahir (gumelar) sampai kembali (suwung). Ajaran ini juga bisa disebut dengan istilah "BAWANA TRAYA" dengan arti Bawana adalah Alam atau jagad, dan Traya adalah kehidupan.




Bawana Traya yang berarti Alam Kehidupan ini terbagi menjadi 3 bagian alam yang memiliki klas tersendiri yaitu :
๐Ÿ‘‰ -bawana langgeng (alam kekal).
๐Ÿ‘‰ -bawana driyo (alam lahiriah).
๐Ÿ‘‰ -bawana triya (alam rohaniyah).


Langgeng yang berarti serba tetap (ora owah gingsir).




Langgeng adalah serba tetap adanya dan
serba tetap sifatnya.
Driya berarti tampak (katon), wujud , kenyataan.
Triya berarti tidak tampak (ora katon) , samar, tan keno kinoyo.


Tiga alam yang berbeda sifatnya itu juga dinamakan TRILAKSANA atau tiga sifat.




trilaksana terdiri dari
๐Ÿ‘‰ -kalanggengan (kekekalan)
๐Ÿ‘‰ -kadriyan(lahiriyah)
๐Ÿ‘‰ -katriyan (rohaniyah).
Alam Langgeng adalah alam yang tanpa awal dan akhir
Alam Kadriyan adalah alam yang berawal dan berakhir
Alam Katriyan ialah Rohani yang berawal dan berakhir


Kelanggengan itu Suwung yang Tan Keno Kiniro Tan keno kinoyo atau kekosongan, ketiadaan.




Sementara Kadriyan dan Katriyan itu Ada, wujud, isi.
Suwung itu melingkupi Ketiadaan dan keberadaan atau Suwung itu Gumulung dan Gumelar.
Jadi ingat-lah bahwa " ketiadaan dan kekosongan dirimulah Singgasana-Nya "


Keberadaan itu ada dalam SUWUNG....







Keberadaan adalah segala sesuatu yang nyata,

nyata lahiriyah dan nyata rohaniyah, yang artinya bahwa Suwung itu adalah Gelar Klawan Gulung, Lahir dan juga Bathin.









Di diri manusia terdiri dari gelar dan gulung . Alam Gelar disebut badan atau wadag,badan wadag itu adalah suatu keberadaan yang berarti "ana". Alam Gulung disebut bathiniah atau jiwa atau roh juga merupakan suatu keberadaan yang disebut juga dengan "ana".




Bahwasanya keberadaan alam semesta ini dan seluruh perangkatnya berada didalam kekosongan atau ketiadaan.
Karena Suwung adalah ketiadaan itu sendiri yang tak berawal dan tak berakhir atau yang tak mempunyai Purwa dan Wasana. Keber-ADA-an adalah kasunyatan yang berawal dan berakhir.
Suwung itu meng-ADA tanpa awalan maupun akhiran. Keber-ADA-an di-ADA-kan yang memiliki awalan dan juga akhiran karena di-ADA-kan atau dicipta-kan yaitu alam rohani.
Keber-ADA-an di-ADA-kan berupa alam gelar
Keber-ADA-an di-ADA-kan dengan ber-AWAL-an karena Tumbuh-meng-ADA- Ke-ALAMIAH-an
KeberADA-an di-ADA-kan dengan ber-AWAL-an karena keter-CIPTA-an.


Alam Kadriyan dan Alam Katriyan Tidak memiliki kelangsungan dari keADA-nya, karena sekali waktu akan mengahiri ADA-nya.




Alam Kelanggengan adalah alam Suwung itu sendiri yang langsung menuju keber-ADA-annya.
Dan keber-ADA-an nya adalah kelanggengan yang tak berubah owah gingsir, terbebas dari dulitas ruang waktu.
Disini yang Abadi dan sekarang yang Abadi lepas dari waktu dan ruang adalah KEHIDUPAN yang tidak berpurwa dan tidak berwasana.
Ke-LANGGENG-an adalah WUR yang tan keno winates atau tanpa wangenan yang bersifat kekal atau immaterial.
Adanya WAKTU dan RUANG adalah lepas dari adanya kehidupan yang tanpa purwa dan wasana .

Karena Langgeng bersifat BEBAS dari segala bentuk RUANG WAKTU, bebas dari segala keadaan dualitas.







KE-LANGGENG-AN tidak bisa di hayati di dalam waktu ,tetapi hanya didalam kehidupan BERKE-SADAR-AN

KEHIDUPAN yang LANGGENG jadi jika sekarang ada disini juga harus ada. dimana saja dan







bilamana saja kehidupan yang langgeng itu ada.

Keber-ADA-an bisa diinderai setiap saat dan setiap waktu disetiap tempat dalam kehidupan alam gelar.




Disini dan sekarang, setiap waktu dan setiap tempat


ALAM KEHIDUPAN dapat DIHAYATI atau diinderai dengan rasa yang sesuai:







Alam Kelanggengan di hayati dengan Rasa sejati yang berupa Keberadaan yang men-ADA-kan yang bersifat tan keno owah gingsir.
Alam Kadriyan dihayati dengan rasa pancaindera yang bersifat owah gingsir.
Alam Katriyan dihayati dengan Rasa bathin yang bersifat tidak kekal yang masih berunsur.
Adanya suatu ALAM itu ditentukan oleh DIMENSI alam itu sendiri bukan oleh namanya.
Dimensi adalah pengamatan dalam suatu ruang , dan disetiap alam kehidupan atau disetiap ruang kehidupan harus mimiliki tiga dimensi yaitu panjang, dalam dan lebar. Jika kurang dari tiga DIMENSI, contoh halnya hanya ada dua DIMENSI saja, namanya bukan ruang, tetapi dataran atau luas.


Dan diatas dataran itu hanya akan bisa dilukis atau digambarkan suatu gambaran , bukan suatu untuk kehidupan yang memiliki penghidupan.

SHOLAT SYARIAT DAN SHOLAT JASMANI

 



Sebagaimana Syehk Abdul Qadir pernah mengatakan tentang shalat syariat yang ada di dalam alqur'an

" Hendaklah kammu menjaga shalatmu dan shalat yang ditengah " . QS-AlBaqarah 2: 238.

Yang dimaksud disini adalah shalat mu yang syariat yang merupakan ritual  shalat yang wajib kamu laksanakan beserta rukun-rukunnya yang berkaitan dengan gerakan  anggota badan, yaitu berdiri dengan menghadap kiblat , membaca surat atau ayat suci , rukuk , sujud dsb...Oleh karenanya ayat diatas menerangkan dengan kata shalatmu.  

Adapun shalat Ruhani yaitu shalatnya Ruh beserta seperangkat angota-anggotanya yang lain, yang dimana shalat ini dilakukan secara terus menerus tanpa batas waktu atau "sholat langgeng tan keno pegat", Ayat diatas selain menerangkan tentang shalat syariat juga menerangkan tentang shalat yang ditengah atau shalat wustha. Maksud shalat wustha ini ialah shalat yang diluar shalat syariat yaitu yang ditengah, ditengah - tengah antara badan dan batin , yang menjelaskan antara pikiran dan rasa. Karena untuk sampai kepada-Nya hanya ruhani-lah yang bisa , sebab unsur ruhani merupakan sebab dan  asal dari pancaran atau percikan dari-Nya.

Dan kemudian pernyataan ini dipertegas dengan Sabda Nabi:

"Sesungguhnya kalbu manusia ada diantara dua jari Allah , Allah membolak-balikan sesuai kehendak-Nya ". (HR.Muslim).

Keterangan dari jari Allah ini bukan serta merta Allah memiliki dua jari yang mirip manusia karena Allah berbeda dengan mahkluk-Nya ,yang tak pernah bisa diserupakan dengan sesuatu apapun "laisa kamitslihi syaiun" , tetapi lebih kepada suatu perumpamaan dalam pendekatan kepada-Nya. Jadi kembali lagi, bahwa dua jari diatas adalah suatu sifat  Allah yaitu Maha Kuasa dan Maha Lembut. Demikian ayat diatas tadi menjelaskan bahwa shalat yang pokok adalah shalat ruhani.Dan apabila shalat ini dilupakan maka rusaklah shalat-shalat yang lain. Karena sejatinya shalat bukan hanya badannya saja yang shalat tetapi juga rasanya juga ikut shalat , itulah yang kami sebut bahwa sholat itu roshone ora lat atau rasanya tidak pernah lepas atau rasane langgeng tan keno pegat.

Dipertegas lagi oleh sabda Nabi :

" Tidak sah shalat seseorang kecuali disertai dengan hadirnya hati atau rasa". Hal itu dikarenakan orang yang shalat itu sejatinya sedang ber-Mi'raj kepada Tuhannya. Sedangkan, alat untuk ber-Mi'raj adalah rasanya atau ruhaninya. Bila rasanya lepas atau pikirannya melanglang buana sewaktu shalat maka batal-lah shalat ruhani seperti yang tertera didalam suatu dalil " Maka celakah bagi orang-orang yang shalat,orang-orang yang lalai dalam sholatnya ". QS-AlMa'un 4-5

Dan batal pula adapun shalat syariatnya. Karena ruhani merupakan inti atau hakikat diri yang sejati, dimana ketika ada gerak ruhani maka gerak jasmani nya mengikuti.

Diperkuat lagi dengan sabda Nabi :

" Didalam tubuh manusia ada segumpal daging , bila ia baik maka sekujur tubuh akan ikut baik dan bila ia buruk maka sekujur tubuh juga menjadi buruk . itulah hati ( rasa ). (HR. Bukhori)

Sebenarnya didalam ajaran ini shalat itu tak terbatas atau tan keno winates atau tan keno pegat, sebab sholat yang sesungguhnya sholat adalah sholat yang gerak lahir dan batin , gelar gulung dan syariat hakikat berjalan beriringan, Namun dalam penerapannya shalat terbagai menjadi dua bagian,syariat yang mempunyai waktu tertentu, yang sehari semalam dikerjakan lima kali dalam lima kali dengan waktu yang ditentukan .

Sedangkan sholat ruhani dijalankan tanpa batas waktu,tanpa jadwal waktu yang dilakukan secara continue terus-menerus. Sholat syariat sunnahnya bisa dilakukan di masjid dengan berjamaah , menghadap kiblat mengikuti gerakan imam. Namun sholat ruhani masjidnya ada didalam diri yaitu hati atau qolbu atau rasa atau yang disbut Baitul Muharram. Shalat ini didalam penegerjaannya dilakukan dengan cara memadu kesucian batin untuk selalu menyibukkan diri dengan dzikrullah melalui lisan batin, dimana seperti yang telah diulas di bab dzikir nafas.

Jadi didalam shalat ini juga kita menemukan imam nya yaitu alam cipta sebagai baitul ma'mur untuk bisa menuntun sampai kepada Allah , dan kiblatnya pun ialah dimana Allah itu berada seperti hadist "dimana kamu menghadap disitu ada wajah Allah" . Itulah kiblat yang hakiki , kiblat dimana segala arah tertuju yang tak menemui bentuk kebendaan atau sifat seperti timur ataupun barat. Selamanya shalat rasa dan ruhani ini tidak boleh lepas atau langgeng.

Rasa yang hidup tidak akan tertidur ataupun mati atau owah gingsir , ia akan selalu memiliki kegiatan baik saat badan tertidur maupun badan terjaga, Sholat ini dilakukan dengan hidupnya rasa yang tanpa suara atau leremnya segala atribut yang berunsur.

Al-Qadhi mengatakan didalam tafsirannya "Ayat ini menjelaskan isyarat tentang sebuah hati sesorang yang telah mencapai ma'rifat kepada Allah yang telah berpindah dari hanya tahu tentang Allah kepada hadirat Ahadiyah yang berarti selalu bersama Allah " yang menandakan bahwa kesadaran murni telah bangkit. Dan ini sesuai dengan sabda Nabi : " Para nabi dan para wali selalu sholat dialam kuburnya, seperti halnya mereka shalat didalam rumahnya",

Artinya : mereka selalu sibuk sholat yang berarti berdzikir didalam dirinya , di alam kubur maksudnya adalah kubur jasadnya ini, bahwa mereka selalu berupaya unutuk terus selalu sadar untuk terus bermunjat kepada Allah.

Bila sholat syariat dan sholat ruhani telah berpadu secara lahir dan batin , gelar klawan gulung , maka sempurnalah shalatnya. Ia bahkan tak pernah punya waktu untuk memikirkan atau berpikiran buruk terhadap orang lain.

Maka orang yang melakukan shalat seperti ini berarti ia lahiriahnya ahli ibadah, dan batinnya ‘รขrif billรขh(makrifatkepada Allah). Dan, bila shalatnya tak berpadu antara shalat syariat dan shalat tarekat dengan hati yang hidup, maka shalatnya kurang dan pahalanya pun hanya derajat, tidak mendapat pahala


Sabtu, 26 Agustus 2023

INDIGO

 


INDIGO adalah sebutan dari seseorang yang memiliki kemampuan supranatural. Kemampuan yang jarang dimiliki oleh seseorang pada umumnya dan kadangkala banyak orang yang ingin memburu kemampuan indigo ini.
Indigo sebenarnya tidak selalu berkutat pada dunia astral yang kecenderungannya melihat mahkluk astral atau yang tak kasat mata atau perwujudan jin. Tetapi indigo ada yang memiliki kemapuan dalam melihat masa lalu, masa depan dan ada yang hanya bisa mendengar dengan kemampuan tinggi yang tak biasa dimiliki oleh orang lain .
Seorang Indigo biasanya mendapatkan kemampuan ini dari kecil/balita atau pun aktif ketika dia remaja. Kemampuan ini biasanya cenderung dimiliki oleh seseorang yang berasal dari keturunan leluhur yang memiliki kesaktian ataupun seorang paranormal. Didalam diri seorang indigo terdapat jin yang biasa membisiki dengan memberikan informasi entah dengan suara, atau gambaran seperti Video canggih, nah kemampuan seorang indigo ini didukung oleh kemampuan dan jenis jin yang mendampingi nya, semakin tinggi jenis nya atau dimensi nya maka kemampuan nya akan semakin tinggi pula.
Semakin lama manusia mengikutinya, maka akan semakin terperosok oleh nya.
Kemampuan seorang indigo
1. Bisa melihat mahkluk yang tak kasat mata atau ghaib, tapi kemampuan ini pun juga bertingkat tingkat. ada yang hanya bisa melihat mahkluk ghaib kelas rendahan sejenis genderuwo, kuntilanak, pocong dsb yang dimensi nya masih rendah.
Kemampuan melihat yang lebih tinggi lagi, bisa melihat dimensi jin kelas atas seperti Jin Jin yang memiliki istana atau tinggal di istana, memiliki keraton jin entah itu di laut maupun didarat dan bisa berkomunikasi dengan mereka. Kedua contoh ini tergantung dari seberapa kuat atau seberapa tinggi jin pendamping dari seseorang tersebut.
2. Kemampuan selanjutnya , seseorang indigo biasanya memiliki kecerdasan yang luar biasa. Mempunyai pemikiran yang berbeda dengan yang lainnya, bahkan bisa tahu apa yang sedang orang lain pikirkan. Kemampuan melihat atau mendengar suara pikiran orang lain. Kemampuan ini juga tergantung dengan jin pendampingnya juga.
3. Kemampuan melihat masa depan / maupun masa lalu.
4. Orang-orang indigo ini cenderung lebih peka, sensitif dan lebih berbakat untuk terjun ke dunia perghaiban.
5. Kemampuan supranatural penyembuhan, bisa melihat penyakit dll.
Pertanyaan nya.
Apakah mereka murni memiliki ke indigo an ini dari TUHAN, dan biasa disebut dengan Anugrah ataupun KASYAF?
Jawaban nya:
1. Secara tidak langsung seorang Indigo itu adalah pemilik anugrah atau seseorang yang memiliki anugrah, karena segala yang ada didunia ini adalah merupakan wujud dari ke-TUHAN-an Yang Maha Besar. Tetapi indigo ini secara langsung nya , dia mendapatkan kemampuan tersebut dari mahkluk ghaib.
Orang awam yang kurang memahami tentang perghaiban ,bahkan seorang indigo sendiri pun akan menyebut orang-orang yang memiliki kemampuan tersebut sebagai penyandang Anugrah, yang istimewa, memang betul istimewa tapi keistimewaan nya ini akibat dari sesuatu bukan seperti KASYAF yang langsung dari Yang Maha Kuasa.
2. Indigo itu penyakit (kejiwaan)
Kenapa saya sebut penyakit kejiwaan, penyakit kejiwaan ini bukan penyakit jiwa (ODGJ) tetapi lebih kepada gangguan secara psikis, dan orang indigo ini tidak akan menyadarinya bahwa dia sedang dikendalikan, oleh pikirannya sendiri ataupun informasi dari luar tubuh yang tengah mempengaruhi sifat kinerja kemampuan pikiran dan optik mata.
3. Indigo itu ujian
Seorang indigo ini selain mempunyai kemampuan kecerdasan yang luar biasa, dia juga memliki bakat untuk terjun ke dunia perghaiban. Kenapa saya sebut ujian, Karena seorang pelaku indigo rata rata terlena akan dunia nya sendiri. Secara spiritual jika dia tidak bisa atau tidak mampu untuk melepaskan ke indigoan nya, maka dia tak akan pernah bisa meningkatkan kualitas jiwa nya, hanya akan berputar-putar pada dunia majazi saja.
Untuk kemampuan indigo sendiri , seseorang bisa mendapatkannya dari leluhur yang dimana leluhurnya dahulu memiliki kemampuan atau kesaktian yang didapatkan entah dari lelaku maupun juga dari pemberuan oran lain. Seseorang juga bisa mendapatkan nya sendiri dengn bantuan khodam yang bisa didapatkan atau diakses dengan ritual tertentu maupun dengan cara diberi oleh seseorang dengan kemampuan khusus.
Keampuan indigo selanjutnya didapatkan karna sebab entah itu ke encokan atau ketempelan atau di embani (jawa), atau dari amalan-amalan yang tak sengaja maupun disengaja dibaca entah itu dari pemberian Ghaib atau pemberian seseorang.
NB : Seseorang yang memiliki Indra ke6 atau indigo ini harus didasarkan dengan jiwa dan perasaan yang kuat, karena ketika jin yang mendampingi nya terlalu kuat, dan tubuh si Manusia ini tidak mampu maka yang terjadi akan sebaliknya, pikiran nya bisa cenderung terbelakang atau bisa juga ber SDM rendah.

Rabu, 23 Agustus 2023


 Cinta yang jujur, cinta yang tulus, akan membuat seseorang memberikan kepunyaannya kepada yang dicintainya. Ia berikan dirinya kepada orang atau sesuatu yang dicintainya. Dan, itu tidak dapat dilaksanakan, kecuali berakar pada kecintaan kepada Tuhan semata.


Seorang tokoh sufi wanita Rabiah Adawiyah berkata: "seandainya cintamu jujur, maka aku akan taat kepadamu. Karena, sesungguhnya orang yang jatuh cinta itu akan taat kepada orang yang dicintai."

.

ya, orang yg mencintai seseorang akan memberikan sesuatu apa yang diminta oleh orang yang dicintai. Sang pencinta akan memenuhi ia yg dicintai. Tapi, bila kecintaan ini tidak diberikan kepada Sang Cinta (Pemilik Cinta) maka sang pencinta akan menderita. Mengapa? Karena, sang pencinta telah memberikan cintanya kepada ia yang tidak memiliki cinta. Nah, Tuhan adalah Sang Cinta itu, dan otomatis Dia yang memiliki segala cinta.


Perhatikan kembali kata-kata diatas. Cinta harus terhubungkan dengan Tuhan sebagai sumber cinta. Kita, manusia, bukan sumber cinta. Makanya, seseorang yang mencintai orang lain secara bukan "Lillahi ta'ala" cintanya tidak berdasarkan "karena" Allah, maka akan "bangkrut". Cinta semacam inilah yang menyebabkan byk orang menderita. Inilah yg menyebabkan "orang putus asa karena cinta". Orang menjadi gila karena cinta. Bahkan ada yang bunuh diri karena cinta.

 Ngelmu urip iku sejatine namung "eleng lan waspodo" Yo iku urip kang eling dรฉning Sejatine Urip utowo Hakekat e Urip yoiku Gusti Ingkang Moho Suci. 

Waspodo marang perilaku (Hampribadi). 

Urip iku kudu mangerteni ugi mahanani amargo Kito salah sijining mahkluk kang nduweni keluwihan dibanding mahkluk liyo, mahkluk kang nduweni perangkat urip gelar klawan gulung. Perangkat iku kang nduweni triloka ๐Ÿ‘‰cipta, rasa, karsa. 


Pada umumnya siklus hidup yang kita dijalani

‘Adalah siklus "lahir....tumbuh....dan mati" yang

demikian artinya kita hanya sekedar menjalani

sebuah ketetapan.Mengoptimalkan perangkat hidup

sebagai anugerah,menyebabkan kita menjadi

‘mahluk yang sempurna’.

Salam.....

 Perjalanan Manusia adalah untuk sebuah kesadaran dan menyadari kesejatian diri-yg awalnya kita kira diri merupakan satu individu, satu badan, satu pikiran-perasaan, satu kepribadian, satu kesukaan-ketidaksukaan..

Namun pada akhirnya jika kita mampu menyadari itu semua, bhwa sebenarnya diri adalah maya/majazi/ilusi dan sejatinya diri kita tak lain adalah URIP itu sendiri. 

"Aku ada pada prasangka-an hamba-Ku"

"Manusia itu rahasia-Ku dan AKU rahasia nya"


Pencerahan ini meluruhkan segala kekotoran bathin untuk mencapai kebahagiaan sejati.

KITAB SULUK SUNAN BONANG

  (1) Bismi'llahi'rrah'mani'rrahimi, wa bihi nasta’in alhamdu lillahi rabbil alamin,  wa shalatu 'ala rasulihi Muhammadi...